Jika Bapak/Ibu inginkan privat untuk materi teknis ini bisa menghubungi di Nomor Kontak :
Nur Maulida : 0852 - 1112 - 6350
Ririn Maharani : 0812 - 8858 - 3582
Wilayah pesisir merupakan kawasan yang memiliki peranan strategis dalam mendukung aktivitas sosial, ekonomi, dan lingkungan. Namun, kawasan ini juga termasuk wilayah yang paling rentan terhadap berbagai tekanan alam maupun aktivitas manusia, seperti abrasi pantai, banjir rob, kenaikan muka air laut, gelombang ekstrem, perubahan penggunaan lahan, serta degradasi ekosistem pesisir. Kondisi tersebut dapat menimbulkan kerugian ekonomi, kerusakan lingkungan, dan mengancam keberlanjutan pembangunan wilayah pesisir apabila tidak diantisipasi melalui perencanaan yang berbasis data dan informasi yang akurat.
Salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam kajian kerentanan pesisir adalah Coastal Vulnerability Index (CVI). Metode ini memungkinkan berbagai parameter fisik, lingkungan, dan sosial dikombinasikan dalam suatu model spasial untuk menghasilkan tingkat kerentanan wilayah secara kuantitatif dan visual. Dengan memanfaatkan teknologi SIG, data penginderaan jauh, serta metode analisis spasial modern, CVI dapat digunakan untuk mengidentifikasi area prioritas yang memerlukan tindakan pengelolaan dan perlindungan lebih lanjut.